Selasa, 19 Februari 2008

makalah ekonomi dan politik

Sistem ekonomi Indonesia memiliki banyak wajah, keberagaman wajah inilah yang membuat system ekonomi Indonesia dalam praktiknya seperti tidak sesuai dengan pancasila dan UUD 1945 yang menjadi landasannya, hal ini dapat dibuktikan, meskipun sistem ekonomi Indonesia memiliki nilai keadilan, tetapi masih aja terjadi ketidakadilan ekonomi ditengah masyarakat, seperti semakin tingginya kesenjangan social karena kemiskinan yang belum dapat ditangani dengan baik dan juga masih adanya kebijakan ekonomi yang kurang berpihak kepada rakyat.


B. TUJUAN PENULISAN

       Supaya mahasiswa/masyarakat umum dapat memahami bagaimana suatu sistem menjadi sistem yang utuh dalam suatu masyarakat yang berlandaskan pada pancasila dan UUD 1945 terdapat sistem ekonomi Indonesia.


C. PERUMUSAN MASALAH Adapun makalah ini dibuat dengan rumusan permasalahan :

 a. Bagaimana suatu sistem itu menjadi sistem yang utuh
 b. Bagaimana sistem itu dikatakan sebagai sistem ekonomi



1. BAB 11 PEMBAHASAN MASALAH


A.PENGERTIAN SISTEM

    Sistem menurut chester A.adalah suatu kesatuan yang terpadu Secara holistic,yang didalamnya terdiri dari bagian-bagian dan masing-masing Bagian memiliki ciri dan batas tersendiri.dan masing-masing bagian Memiliki keterkaitan yang saling mendukung dalam system yang holistic tersebut. Suatu system pada dasarnya adalah merupakan”organisasi besar”yang Menjalin berbagai subjek serta perangkat kelembagaan dalam berupa orang Atau masyarakat ,untuk suatu system social atau system kemasyarakatan dapat Berupa makhluk-makhluk hidup dan benda alam.

    SISTEM YANG UTUH Dalam pandangan saya sebuah sistem yang utuh adalah satu kesatuan yang terpadu.dimana sistem itu sendiri mempunyai sub-sub yang saling berhubungan,dan didalam sub-sub itu sendiri terdiri dari bagian-bagian dan masing-masing memiliki peranan penting dalam menjalankan fungsinya.dan dimana sub-sub tersebut saling keterkaitan dan saling mendukung didalam suatu sistem.

    Contoh;kita bisa melihat dari kehidupan rumah tangga,bila mana seorang kepala rumah tangga harus menjalankan kewajibannya yaitu memberikan nafka,melindungi serta bertanggung jawab di dalam keluarga begitu pula dengan seorang istri yang harus memberikan pelayanan yang baik untuk rumah tangganya.dan didalam kehidupan berumah tangga harus ada komunikasi yang baik serta saling mendukung demi menjalin suatu sistem ,sehingga sistem tersebut berjalan dengan baik sebagai mana mestinya agar kehidupannya menjadi harmonis.jika kita ibaratkan dengan sebuah pohon maka kepala rumah tangga itu sebagai akarnya yang berfungsi sebagai pencari sumber makanan (nafkah)supaya dapat hidup yang baik,begitu pula seorang istri di ibaratkan sebagai pohonnya dan berfungsi sebagai pendukung dalam perkembangan agar pohon tersebut menjadi sebuah pohon yang baik dan subur.

    Untuk suatu system kehidupan atau system lingkungan dapat berupa barang atau alat,untuk suatu system peralatan dapat berupa data,catatan,atau kumpulan Fakta,dan untuk suatu system informasi atau bahkan kombinasi dari subjek-subjek tersebut. Kaidah atau norma dimaksud biasa berupa aturan atau peraturan,baik yang tertulis maupun yang tidak tertulis,untuk samua system yang menjalin hubungan antara manusia Contohnya kehidupan dalam rumah tangga, seorang kepala rumah tangga harus memberikan nafkah kepada keluarganya begitu pula seorang istri harus memberikan pelayanan yang baik untuk keluarganya sehingga system yang ada berjalan sebagai mana mestinya agar kehidupan dalam rumah tangga menjadi harmonis. suatu system bukan sekedar himpunan kaidah atau norma,dan bukan pula sekedar kumpulan lembaga/badan/organisasi,tetapi mencakup semua subjek(objek)dan perangkat kelembagaan yang membentuknya.

    System ekonomi yang berlandaskan pada pancasila dan UUD 1945 memiliki nilai-nilai keadilan. Maksud dari nilai keadilan ini adalah system ekonomi Indonesia menjamin keadilan dan pemerataan ekonomi bagi setiap rakyatnyasehingga kesengjangan social tidak lagi terlihat dengan jelas serta dapat mewujudkan kemakmuran dan Kesejahteraan Negara. System Indonesia secara otomatis menjadi pedoman lahirnya kebijakan-kebijakan ekonomi yang dikeluarkan oleh pemerintah.pada kenyataanya,setiap kebijakan ekonomi yang dikeluarkan oleh pemerintah dirasakan tidak adil bagi sebagian lapisan masyarakat di Indonesia.sebagai contoh:kebijakan pemerintah untuk menaikan bahan bakar minyak(BBM)ditengah kesejahteraan masyarakat yang kurang baik.membuat kehidupan masyarakat lapisan menengah,terutama menengah kebawah menjadi sedikit lebih sulit dari sebelumnya.disisi lain ada satu lapisan masyarakat,hidipnya jauh dari kesulitan ekonomi.dalam hal ini,pemerintah belum bias memenuhi nilai keadilan dalam system ekonomi Indonesia


B.PENGERTIAN SISTEM EKONOMI System ekonomi adalah kumpulan dari aturan-aturan atau kebijakan-kebijakan yang saling berkaitan dalam upaya memenuhi kebutuhan untuk mencapai kemakmuran.


 1).SISTEM DIKATAKAN SEBAGAI SISTEM EKONOMI

     Seperti yang saya jelaskan di atas sistem itu pada dasarnya adalah suatu kesatuan atau organisasi dimana didalam sistem itu sendiri memiliki keterkaitan yang saling mendukung dalam suatu sistem tersebut.karena dalam sistem memiliki sub-sub yang berfungsi sebagai menjalin hubungan.sebagai contoh;sub-sub dalam tubuh manusia mempunyai tugas masing-masing guna menjalankan sistemnya.dan suatu sistem pada manusia yaitu merupakan suatu data/pemikiran.seperti halnya yang terjadi dalam berumah tangga.jika kepala rumah tangga tidak menjalankan kewajibannya dengan baik,serta sorang istri yang melalaikan tugasnya maka sistem tidak berjalan dengan baik.dan kehidupan berumah tangga pun akan berantakan.

    System ekonomi merupakan cabang ilmu ekonomi yang membahas persoalan pengambilan keputusan dalam tata susunan organisasi ekonomi untuk wujudkan tujuan nasional suatu Negara.menurut Dumairi(1996)system ekonomi adalah suatu system yang mengatur serta menjalin huibungan ekonomi antar manusia dengan seperangkat dalam kelembagaan dalam suatu tatanan kehidupan. System ekonomi Indonesia berorentasi kepada system ekonomi campuran,sebuah system ekonomi yang biasa digunakan oleh Negara berkembang.kebijakan ekonomi Indonesia berdasarkan system ekonomi campuran masih mengarah kepada system atau kebijakan ekonomi kapitalis yang terbukti hanya memberikan dampak negative bagi perekonomian suatui Negara.

    Islam memberikan solusi atas permasalahan ekonomi yang dialami oleh setiap Negara melalui system ekonomi islam.sistem ekonomi islam adalah system ekonomi yang bersumber pada AL-QURAN dan hadist Rasulullah SAW.dan mengedepankan nilai-nilai kejujuran serta keadilan dalam berekonomi. Sistem ekonomi Indonesia harus mengubah orientasi ke sistem ekonomi islam secara impiris telah terbukti dapat menjamin kemakmuran dan kesejahteraan suatu Negara,seperti pada zaman umar bin khattab,gubernur yaman muazd bin jabal harus mengirim zakat kemadina karena pada waktu itu tidak ada lagi orang-orang miskin di yaman.(ahmed,2004).

  Macam-macam system ekonomi;

 a) system ekonomi tradisional adalah system ekonomi dimana kegiatan ekonominya yang masih sangat sederhana. -ciri-ciri system ekonomi tradisional adalah;

1) masyarakat hidup berkelompok secara kekeluargaan
2) tanah merupakan sumbur kehidupan
3) belum mengenal pembagian kerja
4) pertukaran secara barter
5) tingkat dan macam produksi sesuai kebutuhan.

 b) system ekonomi adalah system ekonomi yang seluruh kegiatan ekonominya diatur oleh pusat. -ciri-ciri ekonomi komando adalah;

1) semua sumber dan alat produksi dikuasai Negara
2) hak milik perorangan atas alat dan sumber produksi tidak ada
3) kebijakan perekonomian sepenuhnya diatur pusat
4) pembagian kerja diatur pusat
5) masyarakat tidak dapat memilih jenis pekerjaan

c) system ekonomi pasar adalah system yang sepenuhnya dilaksanakan oleh wisata,dan pemerintah hanya mengawasi jalannya perekonomian. -ciri-ciri ekonomi pasar adalah;

1) sumber dan alat produksi dikuasai oleh swasta
2) rakyat diberi kebebasan mengatur sumber dan alat produksi
3) munculnya persaingan antar pengusaha
4) dalam masyarakat terdapat pembagian kelompok-kelompok,yaitu pemilik .fator produksi dan pekerja/buruh.


  PENUTUP






 A.KESIMPULAN

       Suatu sistem pada dasarnya adalah merupakan organisasi besar yang menjalinberbagai subjek atau objek, pembentuk sebuah sistem dapat berupa orang-orang atau masyarakat. Suatu sistem bukan sekedar himpunan kaidah atau norma, dan bukan pula sekedar kumpulan lembaga atau badan atau organisasi.



 B.SARAN

      Dengan adanya suatu sistem yang utuh agar supaya masyarkat menjalankan sesuai dengan landasan Pancasilan dan UUD 1945 dan dimulai dari pribadi dan diri sendiri, dan bagi para mahasiswa untuk lebih baik dalam menyikapi suatu sistem. Dan semoga makalah ini menjadi kajian yang baik meskipun masih terdapat kekurangan.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar